kammilipiakammilipiakammilipiakammilipiakammilipiakammilipiakammilipia
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Da'wah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Da'wah. Tampilkan semua postingan

Sejarah Zionisme

Written By IFANUDIN on Senin, 16 Mei 2011 | 08.24

Konsep zionisme pada awalnya lahir dari perut tradisi kaum protestan di Inggris pada abad ke-17.

Tahun 1621 Masehi adalah merupakan tahun awal dari sejarah gerakan zionisme ,
yaitu ketika seorang pengacara Inggris yang bernama Hazzi Fisher menerbitkan sebuah buku yang berjudul :

"The Great International Return " atau" The Call to Judah", yang menyerukan agar orang-orang Yahudi
kembali ke Palestina.

Adapun tendensi dari pemikiran ini pada awalnya hanya berkembang sebagai suatu wacana saja.
Bahkan hal itu hanya berupa semacam suatu legenda yang disebut dengan Judeo Kristen.
yang sekarang gerakan itu muncul kembali di Amerika serikat, khususnya di tengah kalangan fundamentalis kristen protestan.

Tadinya konsep ini mengambang dan tidak bertendensi politis.
Akan tetapi setelah berkembang dikalangan para intelektual, konsep ini kemudian menjelma
menjadi sebuah latar belakang bangkitnya kembali spirit dari kaum Yahudi untuk kembali ke Palestina.

dengan bernuansakan politik yang lebih kental.
Apa lagi setelah beberapa pemikir zionisme menduduki posisi strategis di puncak pengambilan keputusan,
seperti George Gawler Seorang Gubernur yang berasal dari Australia Selatan dan Henry Innes seorang menteri kelautan inggris. Innes pernah menulis memo pada tahun 1839 ke Amerika Utara dan Eropa.
Oleh seorang bangsawan Inggris, Palmeston, memo itu kemudian di ajukan ke Ratu Victoria.
Adapun isi dari pada memo tersebut adalah meminta dukungan untuk mengembalikan
kaum yang Yahudi yang tersebar di seluruh dunia ke Palestina.
Dari sinilah awal dari bertemunya dua kepentingan yaitu kepentingan Imperialis
dan kepentingan Zionis.
Pada era inilah Imperialisme Barat menugaskan Yahudi sebagai problem solver
dalam meghadapi persoalan dikawasan Timur-Tengah. Zionisme berusaha untuk memanfaatkan kekuatan dari kaum muliter Imperialis guna mendirikan Negara Israel di Palestina.

Perkembangan gerakan ini kemudian banyak di perankan oleh seorang yang berprofesi sebagai
Wartawan yang bernama Theodore Herzl dia merupakan keturunan Yahudi yang berkebangsaan Hungaria.
Ia berhasil mengembangkan doktrinnya sejak tahun 1882, guna mencarikan tempat yang aman bagi kaum Yahudi.

Herzl mengarang buku yang berjudul Der Judenstaat dalam rangka untuk memformulasikan
ide-idenya secara sistematis.
Buku ini kemudian banyak mempengaruhi para aktivis-aktivis Yahudi dunia sehingga
pada tanggal 29-31 Agustus 1897 mereka berhasil menggelar konferensi zionisme pertama di kota Bassel Swiss, konferensi itu dihadiri
oleh sekitar 204 delegasi dari 15 negara.
Dari konferensi ini maka lahirlah organisasi Zionis Dunia,
Herzl pun kemudian akhirnya di nobatkan sebagai Bapak
Zionis Dunia dan diangkat sebagai Presiden Organisasi.

Gerakan yang di motori oleh Herlz adalah merupakan suatu gerakan yang bersifat politik bukan bersifat agama.
Zionisme Moderen sangatlah di pengaruhi oleh doktrin-doktrin yang berasal
dari tokoh-tokoh agnostik yaitu tokoh-tokoh yang tidak percaya akan adanya Tuhan,
ia menetang identifikasi judaisme sebagai agama yang dianut oleh Yahudi.
Judaisme hanyalah lebih berfungsi sebagai perekat Yahudi sebagai sebuah ras
manusia super yang melebihi semua bangsa.
Perhatian Herzl lebih di tujukan pada usaha mencari solusi bagi antagonisme Yahudi di dunia.

Esensi Zionisme

Muatan pemikiran zionisme juga banyak di pengaruhi oleh faktor-faktor yang berkembang di dunia
Barat ketika itu. Adapun secara garis besar intinya sebagai berikut:

Pertama, Zionis Politik ( Diplomatik ).

Kelompok inilah yang menyatu dalam budaya Barat, kelompok ini terdiri
dari Leobensikr, moshe Lylynblim, Max Naw daur.
Namun tokoh utama dari semua itu adalah Herzl yang merupakan pendiri
dari zionisme politik itu sendiri.
Adapun orientasi lain dari dari zionisme politik ini adalah aliran
Revisionis yang di pelopori oleh vladimirJabotinsky.
Menurut Dr. Abdul Wahhab Al masiri,
salah seorang pakar tentang zionisme,
mazhab itu hanya merupakan suatu kelanjutan dari aliran Herzl
yang berusaha memindahkan Yahudi Eropa ke Palestina,
dalam waktu segera dan dengan menggunakan segala cara,
terutama kekerasan dan terorisme.

Kedua, Zionisme sosial atau buruh.

Zionisme yang menduduki kawasan palestina sekarang ini adalah mereka yang berimigrasi
kesana dengan cara merampas tanah, mengusir pemilik dan melarang para penduduk
asli menggunakan tanahnya.
Kondisi ini membuat zionis harus menggunakan kekerasan, terorisme dan tindakan represif
terhadap pemilik tanah yang sah.
Sebutan sosialis bagi mereka hanyalah sebuah ungkapan bahwa mereka bekerjasama,
bahu- membahu,dan mengorganisasi kekuatan secara kolektif dalam untuk
mempertahankan tanah jajahan mereka dari
upaya kembalinya penduduk asli.

Ketiga, Zionisme Budaya dan Agama.

Kelompok ini adalah merupakan suatu kelompok yang memiliki suatu keyakinan bahwa
Yahudi adalah merupakan suatu bangsa yang tidak dapat di pisahkan dari Tanah
Palestina dan mereka memiliki hak mutlak disana, yang bersumber darijanji Tuhan dan statusnya
Sebagai bangsa pilihan.

Landasan idiologi

Secara prinsipil gerakan zionisme berpijak pada empat hal utama yaitu: Taurat, Talmud,
Kabala, dan Protokolat. Hal ini bukanlah berati bahwa zionisme tidak keluar dari sumber lain,
masih ada sumber-sumber lain yang bersifat rahasia, tapi sumber yang paling dominan
adalah yang diatas.

1. Taurat

Dalam pengertian Yahudi. Taurat mengandung lima kitab yang dibawa oleh Nabi Musa As yaitu:
Kitab kejadian, kitab keluar, kitab imamat orang lewi, dan kitab hitungan, ulangan, dengan
di perkuat oleh pakar-pakar barat dan ahli perbandingan agama, taurat yang sekarang tidak lain
hanyalah berisikan ayat-ayat dusta dan tulisan-tulisan yang di palsukan yang di jadikan sebagai
garis haluan yahudi baik idiologi, politik, ekonomi dan sosial hingga akhir zaman.
taurat itu di tulis ulang secara menyeleweng oleh para hakamat atau Rabbi Yahudi.

Dari sinilah muncul bibit-bibit supremasi Yahudi sebagai kaum pilihan,
semua bangsa yang bukan Yahudi disebut sebagai ghoyim dan disederajatkan dengan keledai.
Taurat fersi ini membawa pokok-pokok ajaran sebagai berikut :
Pertama, Yahudi adalah bangsa kelas yang tertinggi.
Kedua, manganggap tuhan mereka Yahwe sebagai tuhan yang bengis,
merusak dan selalu menumpahkan darah.
Ketiga, tidak percaya pada hari pembalasan, syurga dan neraka. Ke empat,
menghalalkan khianat, dusta, dan perbuatan keji sebagai cara untuk mencapai tujuan.

2. Talmud

Talmud berasal dari kata lamud yang berarti ajaran.
Talmud mengandung ajaran aqidah Yahudi.
Talmud merupakan ajaran yang disusun oleh hakamat Yahudi
sejak lebih dari 5000 tahun silam.
isinya berupa nasehat, ajaran dan penjelasan -penjelasan taurat.
Talmud moderen terbagi menjadi dua fersi yakni babilonia dan yerusalem.
keduanya sangatlah berbeda jauh baik itu dari segi kuantitatif maupun kualitatif,
hal itu disebabkan karena keduanya di susun dalam kondisi yang berbeda
yaitu pada situai chaos dan kondisi stabil.
kesamaan keduanya hanya terletak pada statusnya sebagai rujukan utama
zionisme internasional karena di yakini berasal dari wahyu tuhan.
tidak akan di anggap sempurna iman Yahudi sebelum mereka mempercayai
seluruh talmud.
bagi meraka menghina ucapan-ucapan hakamat bisa di hukum mati.
Ada pun pokok dari ajaran talmud adalah siang terbagi menjadi 12 jam,
tuhan telah mengakui kesalahannya ketika menghancurkan haikal Sulaiman,
sesungguhnya bangsa Yahudi adalah anak-anak tuhan,
sesungguhnya surga di ciptakan untuk mereka, sedangkan neraka, celaka ,
dan kehinaan adalah merupakan milik ghoyim bangsa bukan manusia,
sesungguhnya tuhan telah memberikan mereka kepemimpinan mutlak di muka bumi,
menghalalkan genosida.

3. Kabala

Kabala berasal dari bahasa ibrani yang berarti qibil yang artinya menerima.
ini adalah merupakan filsafat agama yang bersifat rahasia dan di pegang teguh
oleh Hakamat Yahudi.
Ia merupakan bentuk penafsiran terhadap kitab suci dengan menggunakan
pendekatan sufistik dan rahasia, kabala menerima doktrin okultisme (ilmu sihir)
secara rahasia.

Menurut Dr. Al- Masiri, salah seorang ahli tentang akidah Yahudi yang
berkebangsaan Mesir, gerakan Zionisme merupakan suatu paham yang lahir dari rahim
filsafat Kabala begitu juga hal nya dengan Nazisme Adolf Hitler,
Sigmund Freud. mereka sendiri tumbuh dalam lingkungan ajaran ini.

Kabala sangat berpengaruh besar bagi bangsa Yahudi.
Mayoritas mereka di dunia tidak mengimani tuhan tapi iman kepada bangsa Nabi Musa.
Kesucian tuhan di transformasi ke bangsa yahudi.
Kabala menjadi esensi dari pada gerakan zionisme.
Ketika Yahudi memandang Palestina sebagai negrinya,
maka harus menjadi negrinya.

4. Protokolat

Dokumen ini memuat 24 poin teori untuk menguasai dunia. ini merupakan dokumen rahasia.
yang berisikan keputusan-keputusan yang di buat oleh hakamat yahudi, dan kaum intelek Zionis.
adapun isi dari protokolat tersebut adalah memecah belah semua umat manusia,
dan penaklukan agama.
karena orang yahudi jumlahnya lebih kecil, tidak lebih dari dari 13 juta Yahudi di dunia maka
strategi yang di gunakan adalah cara-cara teror dan konspirasi, mengadu domba, menghasut
dan memfitnah yang di benarkan oleh ke empat sumber di atas.
Hal tersebut menjadi mudah bagi zionisme karena mereka menguasai emas, persenjataan,
sistem moneter, dan politik internasional, hampir dari seluruh peperangan yang terjadi
di dunia ini, di tengarai di dalangi oleh kekuatan ini.
Mengendalikan dunia dengan uang, kekuasaan, dan teror, itulah ambisi dari kaum yahudi,
pelestina harus menjadi tanah air mereka. 

Sumber :http://zalovic.multiply.com/journal/item/1

ISLAM, Awalnya Asing dan Akan Kembali dalam Keadaan Asing

Written By IFANUDIN on Selasa, 10 Mei 2011 | 16.50

Oleh: Satria Buana

Sesungguhnya umat islam telah terdampar di persimpangan jalan, mereka hidup dalam kesengsaraan yang tidak pernah disaksikan oleh sejarah islam, telah berlalu banyak krisis dan bencana yang silih berganti. Hal ini dikarenakan umat islam sekarang berada pada kondisi yang lemah dan jauh dari syariat Allah Ta’ala yang kokoh. Akibatnya kita dapatkan kaum muslimin sekarang kehilangan sebagian negeri atau harta mereka. Mereka hidup dalam keadaan bimbang, keguncangan, ketakutan dan rasa was-was.
Islam datang pada masa jahiliyah dalam keadaan asing, dan telah datang masanya di mana islam saat ini dirasakan asing oleh pemeluknya. Sungguh benar sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang artinya, “Sesungguhnya Islam dimulai dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awalnya, maka thuuba (beruntunglah) orang-orang yang asing” (HR Muslim).

Makna Asing

Definisi asing dalam hadits di atas bukanlah mutlak diberikan bagi seorang yang tampil beda di tengah masyarakatnya. Akan tetapi, asing di sini bermakna seorang muslim yang melaksanakan syariat Islam dengan benar ketika masyarakat melupakannya. Ketika ia melaksanakannya, masyarakat di sekitarnya mengingkarinya bahkan menentangnya. Makna asing di sini dijelaskan dalam hadits lain bahwasanya mereka adalah, “orang-orang yang berbuat kebajikan ketika manusia rusak”, dan dalam riwayat lain mereka adalah, “orang-orang shalih di antara banyaknya orang-orang yang buruk, orang yang menyelisihi mereka lebih banyak dari yang mentaati mereka”.

Makna Thuuba

Thuuba dalam hadits di atas ditafsirkan secara berbeda, sebagian ulama menafsirkannya dengan nama pohon di surga, sebagian mengatakan ia adalah kebaikan yang banyak, sebagian mengatakan ia adalah surga. Akan tetapi, semua makna tersebut adalah benar. Seorang muslim yang teguh di atas agamanya, berpegang pada tuntunan Nabinya yang suci di saat manusia sudah melupakan tuntunan tersebut, walaupun dia dicela, dihina, diasingkan karena melaksanakan agama Allah maka Dia akan menyiapkan baginya kebaikan yang sangat banyak.


Ahlussunnah adalah Kelompok Terasing

Ahlus Sunnah adalah orang-orang yang menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah dalam seluruh perkara, baik dalam ibadah, perilaku, dan dalam segala bidang kehidupannya. Oleh karena itu, biasanya mereka menjadi orang-orang yang dipandang asing di tengah masyarakatnya dikarenakan mereka menghidupkan sunnah yang sebelumnya belum dikenal atau mereka menyelisihi adat istiadat setempat yang berseberangan dengan syari’at. Maka Ahlus Sunnah adalah kelompok terasing.

Para ulama biasa mensifati Ahlus Sunnah dengan keterasingan dan jumlah yang sedikit. Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata kepada sahabat-sahabat beliau, “Wahai Ahlus Sunnah, lemah lembutlah kalian semoga Allah Ta’ala merahmati kalian, karena kalian termasuk orang-orang yang paling sedikit”. Yunus bin Ubaid rahimahullah berkata, ”Tidak ada satupun yang lebih asing dari As-Sunnah dan orang yang mengenalnya”. Sufyan At-Tsauriy rahimahullah berkata, ”Berbuat baiklah kepada Ahlus Sunnah karena mereka adalah orang-orang asing”.

Sunnah yang dimaksudkan di atas bukanlah sebagaimana pengertian menurut ulama fiqh, yaitu sesuatu yang apabila dikerjakan mendapatkan pahala dan apabila ditinggalkan tidak mendapat dosa. Namun yang dimaksud para ulama di atas dengan sunnah adalah jalan hidup Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam beragama. Itulah jalan yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya berada di atasnya yaitu jalan yang terbebas dari segala bentuk syubhat (virus pemikiran) dan syahwat (virus menginginkan hal-hal yang Allah larang). Jadi tepatlah pengertian Ahlus Sunnah yang dikatakan Al-Fudhail bin Iyaadh yaitu mereka adalah orang yang mengerti tentang barang-barang halal apa saja yang masuk ke perutnya. Karena memakan barang-barang yang halal merupakan perkara sunnah paling penting yang dipegangi oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya.

Keterasingan Islam Saat Ini

Saudaraku, saat ini telah terlihat bagaimana kebenaran sabda Nabi shalllahu ’alaihi wa sallam di atas. Kaum muslimin saat ini yang sudah jauh dari agamanya membolehkan berbagai perkara yang sudah jelas-jelas dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya dan melarang perkara yang Allah dan Rasul-Nya perbolehkan. Lihatlah contohnya perkara zina yang jelas-jelas dilakukan di depan umum dan disebarluaskan. Masyarakat malah membiarkan perbuatan ini, bahkan menyanjungnya pelakunya karena dia telah mengakui kesalahannya. Sedangkan orang yang melakukan perbuatan yang jelas-jelas halalnya dalam syari’at ini yaitu poligami malah dihujat, dicela bahkan dituduh sebagai orang yang memperturutkan hawa nafsunya, wal’iyudzu billah. Inilah keterasingan Islam saat ini.

Wahai Dzat yang membolak-bolakkan hati, tetapkan hati kami diatas agama-Mu, wahai dzat yang memalingkan hati, palingkan hati kami pada ketaatan kepada-Mu. [Satria Buana]

Urgensi Tarbiyah Islamiyyah

Written By Anonim on Sabtu, 19 Maret 2011 | 09.27


Dalam kehidupan pribadi atau masyarakat, pendidikan (tarbiyah) menududki posisi yang sangat penting. Sebab melalui proses pendidikan pribadi seorang dapat tumbuh dan berkembang secara baik, sesuai yang diharapkan. Tarbiyah dapat membentuk kepribadian seseorang selaras dengan nilai-nilai dan prinsip yang mendasarinya sehingga menjadi kepribadian yang sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai dan prinsip Islam.

Seseorang yang telah dididik dengan pola pendidikan Islam, sikap dan perilakunya akan merupakan refleksi total dari keutuhan dirinya yang telah tersibghah nilai-nilai Islam. Akibatnya integritas Islamnya kukuh dan gaya hidupnya Islami. Tidak akan terjadi split personality (kepribadian pecah) yang mengakibatkan seorang muslim kehilangan kepribadiannya dan terseret ke dalam arus gaya hidup yang lain.

Pendidikan Islam mengarahkan kehidupan seorang muslim berkembang dan terus semakin matang. Sikap, perilaku, dan gaya hidupnya bersifat spesifik islami yang berinteraksi secara posiif, baik internal maupun eksternal. Sehingga ia dapat memancarkan arus Islam si tengah-tengah lingkungannya. Ia menjadi manusia yang tangguh yang tidak mudah diombang-ambingkan oleh berbagai arus kehidupan yang melandanya. Tegasnya ia menjadi muslim yang muttaqin.

ARTI PENTING TARBIYAH ISLAMIYAH

Barangkali tidak akan ada yang menyangkal bahwa Muslim yang istiqomah dengan Islam atau dengan kata lain yang berpegang teguh pada din Allah merupakan modal dasar terbenuknya masyarakat Islam. Ia adalah batu bata yang dapat disusun menjadi bangunan. Semakin tinggi dan besar suatu bangunan maka semakin memerlukan batu bata yang kuat dan kukuh. Di sisi lain berpegang teguh dengan din Allah adalah dasar umum bagi penyelesaian krisis keimanan yang melanda kaum muslimin terutama para pemudanyya. Karena ittu peranan tarbiyah dalam upaya mengatai munculnya gejala krisis konfedensi di kalangan kaum muslimin yang diakibatkan oleh derasnya arus ghazwl fikri (perang pemikiran) semakin jelas. Secara ringkas urgensi dari tarbiyah Islamiyah ini terlihat jelas pada peranannya dalam kehidupan ini.

1. Membentuk generasi yang Islami

Pendidikan islami (tarbiyah Islamiyah) adalah satu-satunya cara terbaik dalam membentuk individu berkepribadian, masyarakat yang ideal dan peradaban kemanusiaan yang tinggi. Hubungan ketiga aspek tersebut saling terkait, karena terbentuknya masyarakat ideal. Sedangkan terbentuknya masyarakat ideal merupakan medium terbentunya peradabn kehidupan manusia yang tinggi.
Apabila ketiga aspek tersebut terwujud maka akan melahirkan kebaikan-kebaikan dan kebahagiaan hidup. Semua itu dapat diwujudkan melalui Tarbiyah Islamiyah.

2. Merupakan kebutuhan manusia

Manusia adalah makhluk Allah yang mempunyai insting, watak, dan kecenderungan yang berbeda-beda. Ada orang yang didalam kehidupannya dijajah oleh nafsu. Perilaku tersebut tidak ubahnya seperti binatang. Tetapi ada pula manusia yang mampu meningkatkan derajadnya ke tingkat yang paling tinggi. Namun ada juga manusia yang mengikuti kehendak syetan.
Jika manusia dibiarkan dengan kecenderungan dan watak masing-masing tanpa ada upaya pembentukan melalui media pendidikan yang sesuai dengan fitrah kejadiannya, niscaya panorama bumi akan diwarnai dengan kezaliman dan permusuhan.
Sehubungan dengan itu satu-satunya media untuk menyelamatkan manusia dari kenistaan dan jeratan konflik akibat adanya pertentangan ialah tarbiyah islamiyah yang menyeluruh terutama pembinaan iman dan keyakinan.

3. Tarbiyah Islamiyah adalah suatu kewajiban agama

Pendidikan islam adalah wajib, karena ia merupakan sarana terlaksananya kewajiban din yaitu ibadah. Ta’lim adalah bagian dari tarbiyah dan ibadah tidak sah tanpa mengetahui hokum dan syarat sahnya ibadah. Atas dasar tersebut Rasulullah SAW bersabda “ Menuntut ilmu itu ajib bagi setiap Muslim”.

Itulah beberapa bukti dan pertimbangan yang memastikan urgensi tarbiyah islamiyah salam kehidupan. Tetapi perlu kita sadari bahwa tanpa adanya tarbiyah yang terarah dan sistemik mustahil akan mencetak insan yang memiliki Syakhsiyah Islamiyah.

PENGERTIAN TARBIYAH ISLAMIYAH

Dari segi bahasa tarbiyah islamiyah bermakna: Rabba-yarbu (tumbuh berkembang), rabbiya-yarba (tumbuh secara alami), rabba-yarabbu (memperbaiki, meningkatkan). Sedangkan secara istilah Tarbiyah Islamiyah adalah memperbaiki sesuatu, menjaga serta memeliharanya.

Tarbiyaah memiliki pengertian cara ideal dalam berinteraksi dengan fitrah manusia, baik secara langsung (dengan kata-kata) ataupun secara tidak langsung (dengan keteladanan) untuk memproses perubahan dalam diri manusia menuju kondisi yang lebih baik.

Tarbiyah Islamiyah berarti proses mempersiapkan orang dengan persiapan yang menyenuh seluruh aspek kehidupan meliputi jasmani, ruhani, dan akal pikiran. Demikian juga dengan kehidupan duniawinya, dengan segenap aspek hubungan dan kemaslahatan yang mengikatnya, dan kehidupan akhirat dengan segala amal yang sihisabnya yang membuat Allah ridha atau murka.

Jadi secara ringkas tarbiyah islamiyah adalah proses penyiapan manusia yang saleh, yakni agar tercipta suatu keseimbangan dalam potensi, tujuan, ucapan, dan tindakannya secara keseluruhan. Keseimbangan potensi yang dimaksud adalah hendaknya jangan sampai kemunculan potensi menyebabkan lenyapnya potensi yang lain atau suatu potensi sengaja dimandulkan agar muncul potensi yang lain.

Juga keseimbangan antara potensi ruhani, jasmani, dan akal pikiran, keseimbangan antara kebutuhan primer dan sekundernya, antara cita-cita dan realitasnya, antara jiwa ambisi pribadi dan jiwa kebersamaannya, antara keyakinan kepada alam ghaib dan keyakinan pada alam kasat mata, keseimbangan antara makan, minum, pakaian, dan tempat tinggalnya, tanpa adanya sikap berlebih-lebihan si satu sisi dan pengabaian di sisi yang lain. Benar-benar keseimbangan yang mengantarkan pada sikap yang adil dalam segala hal.

TUJUAN TARBIYAH ISLAMIYAH

Secara umum terbiyah islamiyah bertujuan membentuk manusia yang hanya beribadah kepada Allah SWT dan memakmurkan bumi hanya dengan aturan-aturan Allah baik yang berupa wahyu atau pun sunatullah, sehingga lahir suasana kehidupan yang islami di bumi ini.

Dalam rangka mewujudkan hal tersebut dijabarkan dalam tiga tujuan utama dari tarbiyah islamiyah, yaitu:

1. Terbentuknya Tashawur (persepsi) Islami yang jelas.

Islam sebagai din, sebagai pedoman hidup dari Allah SW mencakup seluruh aspek kehidupan dan perilaku untuk seluruh zaman dan ummat manusia. Ketidakmenyeluruhan persepsi terhadap Islam akan mengakibatkan Islam terisolasi dari pentas kehidupan, juga menjadi sumber bid’ah, khurafat, takhayul, dan tradisi jahiliyah serta berbagai kontradiksi. Bahaya persepsi yang parsial (Juz’I) dijelaskan dalam firman Allah Q.S. Al Baqarah:85 sedangkan kejelasan dan keuniversalan Islam terlihat pada firman Allah Q.S. An-Nisaa’:89.

2. Membentuk Syakhsiyah Islamiyah (pribadi yang Islami)

Pribadi yang Islami adalah pribadi yang menjadikan nilai-nilai Islam sebagai bahan utama pembentuk kepribadiannya, sehingga identitas dirinya benar-benar mencerminkan keislamannya.

Komponen dasar bagi terbentuknya kepribadian seseorang adalah keyakinan, pendirian, perasaan, pemikiran, watak, performa, dan perilaku. Dan akidah islamiyah adalah dasar pembentukan dari semua komponen tersebut.

Tarbiyah ilamiyah diharapkan menghasilkan buah yang baik. Buah yang diharapkan dari pembinaan islami (tarbiyah islamiyah) adalah terciptanya sosok pribadi Muslim yang ideal, pribadi muslim yang kaffah. Yaitu pribadi muslim yang mengimplemetasikan nilai-nilai Islam secara keseluruhan, tidak hanya bagian per bagian.

Beberapa deskripsi tentang pribadi muslim yang kaffah yang harus diketahui oleh seorang muslim, antara lain:

1. Lurus aqidahnya

Kelurusan akidah merupakan pokok terpenting bagi pribadi muslim. Demikian pula yang dilakukan Rasulullah SAW pertama kali dapat ditelusuri bahwa ayat-ayat Al Qur’an Makiyyah turun selama 13 tahun yang menjelaskan kalimat Laailaaha illallah. Yang demikian itu karena din ini seluruhnya tegak di atas kalimat Laa ilaaha illallah. Memahamkan pada manusia bukan membuat tertarik pada cabang-cabang Islam saja, namun dengan pemahaman akidah dalam hati mereka yang kemudian secara otomatis akan melaksanakan segala syariatnya.

2. Benar Ibadahnya

Ibadah adalah segala sesuatu yang dicintai dan diridhai Allah SWT, baik berupa perkataan, kepasrahan, dan ketundukan yang sempurna serta membebaskan diri dari segala yang bertentangan. Dengan demikian serang muslim harus paham bahwa ibadah kepada Allah merupakan kebutuhan dan kepentingan manusia, baik ibadah khusus (khashah), shalat, puasa, zakat, dsb. Ataupun ibadah umum (ammah), menuntuk ilmu, jual beli, dsb. Seorang muslim dalam beribadah haruslah benar yaitu niat ikhlas karena Allah dan berdasar atas syariat Islam.

3. Terpuji Akhlaknya

Islam mengatur dalam segala aspek dari mulai bangun tidur smpai pada pagi berikutnya. Sehingga gerak langkah seorang muslim senantiasa indah karena mengikuti irama kehidupan yang diatur oleh Allah SWT. Seorang muslim yang berakhlak membawa dampak tidak hanya pada dirinya sendiri tapi juga lingkungan sekitar. Sehingga nantinya akan tercipta umat yang berakhlak mulia. Kesempurnaan iman seseorang dapat dilihat dari kualitas akhlaknya.

4. Berwawasan Luas

Wawasan disini bermaksud senantiasa memikirkan sesuatu yang membangun, memperbaiki bukan membuat hal yang tidak berguna, dan menjauhkan diri dari sifat yang merendahkan. Karena pentingnya berwawasan luas inilah maka setiap muslim diwajibkan untuk senantiasa menuntut ilmu, baik ilmu keagamaan maupun ilmi-ilmu alam dan ilmu yang lainnya.

5. Kuat Fisiknya

Rasulullah bersabda “ Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah pada keduanya ada kebajikan” (HR. Muslim)

Rasulullah telah menegaskan pentingnya pembentukan badan yang sehat dan menjaga dari berbagai penyakit. Kewajiban dan tanggung jawab pribadi muslim ideal tidak akan terlaksana dengan baik tanpa adanya badan/fisik yang sehat.

Maraji’:
- Urgensi Tarbiyah Islamiyah. Drs. Abu Ridho
- Tarbiyah Rasulullah. Najib Khalid Al Amir.
- Buku Panduan Asistensi Agama Islam UNS

Sumber : www.harokah.blogspot.com

DR. Abdulloh Azzam Untuk Istrinya Dan Kaum Wanita


 
Wahai kaum wanita?.
Jagalah diri kalian dari kemewahan, karena kemewahan adalah musuh jihad. Kemewahan mengkerdilkan jiwa manusia. Hati-hatilah terhadap keadaan yang berlebih-lebihan. Cukuplah dengan yang perlu-perlu saja.

Didiklah anak-anak kalian dengan kesederhanaan, dengan sifat kejantanan dan kepahlawanan serta kemauan untuk berjihad. Jadikanlah rumah kalain sebagai kandang singa, bukannya kandang ayam yang setelah gemuk dijadikan sembelihan penguasa durhaka. Tanamkanlah dalam jiwa putra-putri kalian kecintaan berjihad, mencintai lapangan pacuan kuda dan medan-medan pertempuran.
Hiduplah dengan selalu menyertai segala kesulitan kaum muslimin. Usahakan dalam satu minggu sekali ? minimal ? untuk hidup seperti hidupnya kaum muhajirin dan mujahidin, yaitu hanya dengan sepotong roti kering dengan lauk yang tidak berlebihan dan beberapa teguk air teh.
Wahai para remaja?.
Tumbuhlah kalian dalam desingan peluru-peluru, dentuman meriam, raungan kapal terbang dan deru suara tank. Jauhilah kenikmatan hidup, dendangan musik dan kasur-kasur yang empuk.
Adapun engkau wahai istriku?.
Sebenarnya banyak hal yang ingin aku sampaikan kepadamu wahai ummu Muhammad. Semoga Alloh melimpahkan balasan pahala kepadamu karena pengorbananmu kepadaku dan kepada kaum muslimin, juga karena dukunganmu kepadaku. Eangkau telah lama bersabar bersamaku menempuh jalan ini, dan engkau telah merasakan pahit dan manisnya hidup bersamaku. Dan engkau adalah sebaik-baik penolong bagiku dalam menempuh perjalanan yang penuh berkah ini, dan untuk berjuang di medan jihad. Engkau telah kutinggalkan di rumah sejak tahun 1969 M., pada saat itu kita baru mempunyai dua anak kecil perempun dan seorang bayi laki-laki. Engkau hidup di sebuah kamar yang terbuat dari tanah liat yang tidak ada dapur dan perabotnya. Dan kutinggalkan engkau dirumah ketika hamil tua dan bertambah anggota keluarga, anak-anak sudah mulai besar, dan semakin banyak kenalan kita dan semakin bertambah pula tamu-tamu kita. Engkau terima semua itu hanya karena Alloh kemudian karena aku. Maka semoga Alloh membalas jasamu terhadap diriku dan terjadap kaum muslimin dengan sebaik-baik balasan. Kalau bukan karena Alloh, kemudian karena kesabaranmu atas kepergianku yang sekian lama dari rumah, tidaklah aku mampu memikul beban begitu berat sendirian.
Benar-banar aku telah mengerti bahwa engkau seorang wanita zahidah (ahli zuhud), bagimu materi dunia ini tidak ada nilainya dalam hidupmu. Engakaupun tidak pernah mengeluh pada hari-hari yang berat karena sedikitnya uluran tangan pertolongan. Dan engkau pun tidak pernah bermewah-mewah juga tidak membanggakan diri pada hari-hari Alloh membukakan sedikit pintu kenikmatan dunia. Dinia ini tidak pernah tinggal dalam hatimu, padahal sebagian besar kesempatan ada di tanganmu.
Sesungguhnya kehidupan jihad adalah kehidupan yang paling lezat, serta menahan sabar atas kesempitan lebih indah daripada bergelimang diantara bermacam-macam kenikmatan dan tumpukan kemewahan.
Berpegang teguhlah pada sifat zuhud, niscaya Alloh akan mencintaimu. janganlah mencintai apa yang dimiliki manusia, niscaya manusia mencintaimu.
Al Qur?an adalah kenikmatan hiburan dalam kehidupan. Bangun sholat malam (tahajud), puasa sunnah, serta beristighfar pada waktu-waktu sahur (sepertiga malam terakhir) menjadikan hati lembut, beribadah menjadi manis. Bersahabat dengan orang-orang yang baik, tidak berlebih-lebihan di dunia, jauh dari glamour dan orang-orang yang sibuk dengan dunia semua itu akan menjadikan hati tenang..
Harapan kita hanya kepada Alloh, mudah-mudahan kita dikumpulkan di Jannah Firdaus, sebagaimana Dia telah mengumpulkan kita di dunia.
Adapun kalian wahai anak-anakku?.
Sungguh kalian hanya mendapatkann sedikit saja dari waktuku, juga hanya sedikit pendidikan dariku.
Ya ! aku sibuk dan tidak sempat mengurus kalian. Tapi apakah yang harus aku perbuat, sedangkan bencana yang menimpa kaum muslimin seakan membuat wanita yang menyusui tak ingat akan nasib susuannya. Dan malapetaka yang menyiksa umat Islam begitu dahsyat seolah-olah jambul anak-anak muda beruban karenanya.
Demi Alloh, tak kuat aku hidup bersama kalian sebagaimana induk ayam dalam sangkarnya hidup bersama anak-anaknya. Tak sanggup aku hidup dengan hati dingin sedangkan api ujian membakar hati kaum muslimin tak rela aku tinggal besama kalian sepanjang waktu sedangkan derita dan kaum muslimin merobek-robek setiap orang yang memiliki hati nurani atau masih tersisa akalnya. Tidaklah kesatria hidup diantara kalian sambil bergelimang dengan kenikmatan yang sebagian dihamparkan untukkku dan sebagian lagi diangkat, diantara tumpukan daging dan beraneka ragam jajanan.
Demi Alloh, dalam hidupku aku telah membenci kemewahan baik berupa pakaian, makanan, ataupun tempat tinggal. Aku telah berusaha semampuku untuk mengangkat kalian kepada tingkatan para zahidin (ahli zuhud) dan menjauhkan kalian dari gelimangan orang-orang yang hidup dalam kemewahan.
Aku wasiatkan kepada kalian berpeganglah pada aqidah kaum salaf, yaitu aqidah ahlus sunnah wal jama?ah, dan jauhilah sifat berlebih-lebihan. Aku wasiatkan kepada kalian, untuk membaca dan menghafalkan Al-Qur?an. Jagalah juga lidah kalian. Begitu juga sholat malam, berpuasa, bergaul dengan teman-teman yang baik, dan bergabunglah bersama gerakan Islam. Tapi hendaklah kalian ketahui bahwa pemimpin gerakan itu tidak berhak melarang kalian berjihad, atau mengasikkan kalian dalam bidang dakwah hingga melalaikan dari medan-medan kejantaan dan medan-medan perang. Kalian tidak perlu minta ijin kepada seorang pun untuk berjihad di jalan Alloh.
Belajarlah bagaimana menghentakkan senjata dan mengendarai kendaraan perang. Tapi, menembak lebih aku sukai.
Aku wasiatkan kepada kalian, wahai anak-anakku agar kalian taat kepada ibumu, menghormati kakak-kakak perempuanmu (ummu Al Hasan dan ummu Yahya). Hendaklah kalian menekuni ilmu syari?ah yang bermanfaat. Hendaklah kalian taat kepada kakak laki-lakimu (Muhammad).
Saya nasehatkan kalian untuk saling mencintai dan berbakti kepada kakek dan nenek kalian, hormatilah keduanya. Dan berbaktilah kepada kedua bibimu (ummu faiz dan ummu Muhammad). Karena kedua beliau itu memiliki jasa dan keutamaan besar kepadaku sesudah Alloh.
Sambunglah kekerabatan kita dan berbuat baklah kepada keluarga dan tunaikanlah hak persahabatan kita kepada orang yang bersahabat dengan kita
Diterjemahkan dari kitab :
Wasyiyyatu As Syekh As Syahid Abdullah Azzam
Sayyid Qutb : “Syahid Adalah Bersaksi Syariat Allah Lebih Mahal dari Hidup”
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. KAMMI LIPIA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger