Latest Post
08.24
Sejarah Zionisme
Written By IFANUDIN on Senin, 16 Mei 2011 | 08.24
Konsep zionisme pada awalnya lahir dari perut tradisi kaum protestan di Inggris pada abad ke-17.
Tahun 1621 Masehi adalah merupakan tahun awal dari sejarah gerakan zionisme ,
yaitu ketika seorang pengacara Inggris yang bernama Hazzi Fisher menerbitkan sebuah buku yang berjudul :
"The Great International Return " atau" The Call to Judah", yang menyerukan agar orang-orang Yahudi
kembali ke Palestina.
Adapun tendensi dari pemikiran ini pada awalnya hanya berkembang sebagai suatu wacana saja.
Bahkan hal itu hanya berupa semacam suatu legenda yang disebut dengan Judeo Kristen.
yang sekarang gerakan itu muncul kembali di Amerika serikat, khususnya di tengah kalangan fundamentalis kristen protestan.
Tadinya konsep ini mengambang dan tidak bertendensi politis.
Akan tetapi setelah berkembang dikalangan para intelektual, konsep ini kemudian menjelma
menjadi sebuah latar belakang bangkitnya kembali spirit dari kaum Yahudi untuk kembali ke Palestina.
dengan bernuansakan politik yang lebih kental.
Apa lagi setelah beberapa pemikir zionisme menduduki posisi strategis di puncak pengambilan keputusan,
seperti George Gawler Seorang Gubernur yang berasal dari Australia Selatan dan Henry Innes seorang menteri kelautan inggris. Innes pernah menulis memo pada tahun 1839 ke Amerika Utara dan Eropa.
Oleh seorang bangsawan Inggris, Palmeston, memo itu kemudian di ajukan ke Ratu Victoria.
Adapun isi dari pada memo tersebut adalah meminta dukungan untuk mengembalikan
kaum yang Yahudi yang tersebar di seluruh dunia ke Palestina.
Dari sinilah awal dari bertemunya dua kepentingan yaitu kepentingan Imperialis
dan kepentingan Zionis.
Pada era inilah Imperialisme Barat menugaskan Yahudi sebagai problem solver
dalam meghadapi persoalan dikawasan Timur-Tengah. Zionisme berusaha untuk memanfaatkan kekuatan dari kaum muliter Imperialis guna mendirikan Negara Israel di Palestina.
Perkembangan gerakan ini kemudian banyak di perankan oleh seorang yang berprofesi sebagai
Wartawan yang bernama Theodore Herzl dia merupakan keturunan Yahudi yang berkebangsaan Hungaria.
Ia berhasil mengembangkan doktrinnya sejak tahun 1882, guna mencarikan tempat yang aman bagi kaum Yahudi.
Herzl mengarang buku yang berjudul Der Judenstaat dalam rangka untuk memformulasikan
ide-idenya secara sistematis.
Buku ini kemudian banyak mempengaruhi para aktivis-aktivis Yahudi dunia sehingga
pada tanggal 29-31 Agustus 1897 mereka berhasil menggelar konferensi zionisme pertama di kota Bassel Swiss, konferensi itu dihadiri
oleh sekitar 204 delegasi dari 15 negara.
Dari konferensi ini maka lahirlah organisasi Zionis Dunia,
Herzl pun kemudian akhirnya di nobatkan sebagai Bapak
Zionis Dunia dan diangkat sebagai Presiden Organisasi.
Gerakan yang di motori oleh Herlz adalah merupakan suatu gerakan yang bersifat politik bukan bersifat agama.
Zionisme Moderen sangatlah di pengaruhi oleh doktrin-doktrin yang berasal
dari tokoh-tokoh agnostik yaitu tokoh-tokoh yang tidak percaya akan adanya Tuhan,
ia menetang identifikasi judaisme sebagai agama yang dianut oleh Yahudi.
Judaisme hanyalah lebih berfungsi sebagai perekat Yahudi sebagai sebuah ras
manusia super yang melebihi semua bangsa.
Perhatian Herzl lebih di tujukan pada usaha mencari solusi bagi antagonisme Yahudi di dunia.
Esensi Zionisme
Muatan pemikiran zionisme juga banyak di pengaruhi oleh faktor-faktor yang berkembang di dunia
Barat ketika itu. Adapun secara garis besar intinya sebagai berikut:
Pertama, Zionis Politik ( Diplomatik ).
Kelompok inilah yang menyatu dalam budaya Barat, kelompok ini terdiri
dari Leobensikr, moshe Lylynblim, Max Naw daur.
Namun tokoh utama dari semua itu adalah Herzl yang merupakan pendiri
dari zionisme politik itu sendiri.
Adapun orientasi lain dari dari zionisme politik ini adalah aliran
Revisionis yang di pelopori oleh vladimirJabotinsky.
Menurut Dr. Abdul Wahhab Al masiri,
salah seorang pakar tentang zionisme,
mazhab itu hanya merupakan suatu kelanjutan dari aliran Herzl
yang berusaha memindahkan Yahudi Eropa ke Palestina,
dalam waktu segera dan dengan menggunakan segala cara,
terutama kekerasan dan terorisme.
Kedua, Zionisme sosial atau buruh.
Zionisme yang menduduki kawasan palestina sekarang ini adalah mereka yang berimigrasi
kesana dengan cara merampas tanah, mengusir pemilik dan melarang para penduduk
asli menggunakan tanahnya.
Kondisi ini membuat zionis harus menggunakan kekerasan, terorisme dan tindakan represif
terhadap pemilik tanah yang sah.
Sebutan sosialis bagi mereka hanyalah sebuah ungkapan bahwa mereka bekerjasama,
bahu- membahu,dan mengorganisasi kekuatan secara kolektif dalam untuk
mempertahankan tanah jajahan mereka dari
upaya kembalinya penduduk asli.
Ketiga, Zionisme Budaya dan Agama.
Kelompok ini adalah merupakan suatu kelompok yang memiliki suatu keyakinan bahwa
Yahudi adalah merupakan suatu bangsa yang tidak dapat di pisahkan dari Tanah
Palestina dan mereka memiliki hak mutlak disana, yang bersumber darijanji Tuhan dan statusnya
Sebagai bangsa pilihan.
Landasan idiologi
Secara prinsipil gerakan zionisme berpijak pada empat hal utama yaitu: Taurat, Talmud,
Kabala, dan Protokolat. Hal ini bukanlah berati bahwa zionisme tidak keluar dari sumber lain,
masih ada sumber-sumber lain yang bersifat rahasia, tapi sumber yang paling dominan
adalah yang diatas.
1. Taurat
Dalam pengertian Yahudi. Taurat mengandung lima kitab yang dibawa oleh Nabi Musa As yaitu:
Kitab kejadian, kitab keluar, kitab imamat orang lewi, dan kitab hitungan, ulangan, dengan
di perkuat oleh pakar-pakar barat dan ahli perbandingan agama, taurat yang sekarang tidak lain
hanyalah berisikan ayat-ayat dusta dan tulisan-tulisan yang di palsukan yang di jadikan sebagai
garis haluan yahudi baik idiologi, politik, ekonomi dan sosial hingga akhir zaman.
taurat itu di tulis ulang secara menyeleweng oleh para hakamat atau Rabbi Yahudi.
Dari sinilah muncul bibit-bibit supremasi Yahudi sebagai kaum pilihan,
semua bangsa yang bukan Yahudi disebut sebagai ghoyim dan disederajatkan dengan keledai.
Taurat fersi ini membawa pokok-pokok ajaran sebagai berikut :
Pertama, Yahudi adalah bangsa kelas yang tertinggi.
Kedua, manganggap tuhan mereka Yahwe sebagai tuhan yang bengis,
merusak dan selalu menumpahkan darah.
Ketiga, tidak percaya pada hari pembalasan, syurga dan neraka. Ke empat,
menghalalkan khianat, dusta, dan perbuatan keji sebagai cara untuk mencapai tujuan.
2. Talmud
Talmud berasal dari kata lamud yang berarti ajaran.
Talmud mengandung ajaran aqidah Yahudi.
Talmud merupakan ajaran yang disusun oleh hakamat Yahudi
sejak lebih dari 5000 tahun silam.
isinya berupa nasehat, ajaran dan penjelasan -penjelasan taurat.
Talmud moderen terbagi menjadi dua fersi yakni babilonia dan yerusalem.
keduanya sangatlah berbeda jauh baik itu dari segi kuantitatif maupun kualitatif,
hal itu disebabkan karena keduanya di susun dalam kondisi yang berbeda
yaitu pada situai chaos dan kondisi stabil.
kesamaan keduanya hanya terletak pada statusnya sebagai rujukan utama
zionisme internasional karena di yakini berasal dari wahyu tuhan.
tidak akan di anggap sempurna iman Yahudi sebelum mereka mempercayai
seluruh talmud.
bagi meraka menghina ucapan-ucapan hakamat bisa di hukum mati.
Ada pun pokok dari ajaran talmud adalah siang terbagi menjadi 12 jam,
tuhan telah mengakui kesalahannya ketika menghancurkan haikal Sulaiman,
sesungguhnya bangsa Yahudi adalah anak-anak tuhan,
sesungguhnya surga di ciptakan untuk mereka, sedangkan neraka, celaka ,
dan kehinaan adalah merupakan milik ghoyim bangsa bukan manusia,
sesungguhnya tuhan telah memberikan mereka kepemimpinan mutlak di muka bumi,
menghalalkan genosida.
3. Kabala
Kabala berasal dari bahasa ibrani yang berarti qibil yang artinya menerima.
ini adalah merupakan filsafat agama yang bersifat rahasia dan di pegang teguh
oleh Hakamat Yahudi.
Ia merupakan bentuk penafsiran terhadap kitab suci dengan menggunakan
pendekatan sufistik dan rahasia, kabala menerima doktrin okultisme (ilmu sihir)
secara rahasia.
Menurut Dr. Al- Masiri, salah seorang ahli tentang akidah Yahudi yang
berkebangsaan Mesir, gerakan Zionisme merupakan suatu paham yang lahir dari rahim
filsafat Kabala begitu juga hal nya dengan Nazisme Adolf Hitler,
Sigmund Freud. mereka sendiri tumbuh dalam lingkungan ajaran ini.
Kabala sangat berpengaruh besar bagi bangsa Yahudi.
Mayoritas mereka di dunia tidak mengimani tuhan tapi iman kepada bangsa Nabi Musa.
Kesucian tuhan di transformasi ke bangsa yahudi.
Kabala menjadi esensi dari pada gerakan zionisme.
Ketika Yahudi memandang Palestina sebagai negrinya,
maka harus menjadi negrinya.
4. Protokolat
Dokumen ini memuat 24 poin teori untuk menguasai dunia. ini merupakan dokumen rahasia.
yang berisikan keputusan-keputusan yang di buat oleh hakamat yahudi, dan kaum intelek Zionis.
adapun isi dari protokolat tersebut adalah memecah belah semua umat manusia,
dan penaklukan agama.
karena orang yahudi jumlahnya lebih kecil, tidak lebih dari dari 13 juta Yahudi di dunia maka
strategi yang di gunakan adalah cara-cara teror dan konspirasi, mengadu domba, menghasut
dan memfitnah yang di benarkan oleh ke empat sumber di atas.
Hal tersebut menjadi mudah bagi zionisme karena mereka menguasai emas, persenjataan,
sistem moneter, dan politik internasional, hampir dari seluruh peperangan yang terjadi
di dunia ini, di tengarai di dalangi oleh kekuatan ini.
Mengendalikan dunia dengan uang, kekuasaan, dan teror, itulah ambisi dari kaum yahudi,
pelestina harus menjadi tanah air mereka.
Sumber :http://zalovic.multiply.com/journal/item/1
Tahun 1621 Masehi adalah merupakan tahun awal dari sejarah gerakan zionisme ,
yaitu ketika seorang pengacara Inggris yang bernama Hazzi Fisher menerbitkan sebuah buku yang berjudul :
"The Great International Return " atau" The Call to Judah", yang menyerukan agar orang-orang Yahudi
kembali ke Palestina.
Adapun tendensi dari pemikiran ini pada awalnya hanya berkembang sebagai suatu wacana saja.
Bahkan hal itu hanya berupa semacam suatu legenda yang disebut dengan Judeo Kristen.
yang sekarang gerakan itu muncul kembali di Amerika serikat, khususnya di tengah kalangan fundamentalis kristen protestan.
Tadinya konsep ini mengambang dan tidak bertendensi politis.
Akan tetapi setelah berkembang dikalangan para intelektual, konsep ini kemudian menjelma
menjadi sebuah latar belakang bangkitnya kembali spirit dari kaum Yahudi untuk kembali ke Palestina.
dengan bernuansakan politik yang lebih kental.
Apa lagi setelah beberapa pemikir zionisme menduduki posisi strategis di puncak pengambilan keputusan,
seperti George Gawler Seorang Gubernur yang berasal dari Australia Selatan dan Henry Innes seorang menteri kelautan inggris. Innes pernah menulis memo pada tahun 1839 ke Amerika Utara dan Eropa.
Oleh seorang bangsawan Inggris, Palmeston, memo itu kemudian di ajukan ke Ratu Victoria.
Adapun isi dari pada memo tersebut adalah meminta dukungan untuk mengembalikan
kaum yang Yahudi yang tersebar di seluruh dunia ke Palestina.
Dari sinilah awal dari bertemunya dua kepentingan yaitu kepentingan Imperialis
dan kepentingan Zionis.
Pada era inilah Imperialisme Barat menugaskan Yahudi sebagai problem solver
dalam meghadapi persoalan dikawasan Timur-Tengah. Zionisme berusaha untuk memanfaatkan kekuatan dari kaum muliter Imperialis guna mendirikan Negara Israel di Palestina.
Perkembangan gerakan ini kemudian banyak di perankan oleh seorang yang berprofesi sebagai
Wartawan yang bernama Theodore Herzl dia merupakan keturunan Yahudi yang berkebangsaan Hungaria.
Ia berhasil mengembangkan doktrinnya sejak tahun 1882, guna mencarikan tempat yang aman bagi kaum Yahudi.
Herzl mengarang buku yang berjudul Der Judenstaat dalam rangka untuk memformulasikan
ide-idenya secara sistematis.
Buku ini kemudian banyak mempengaruhi para aktivis-aktivis Yahudi dunia sehingga
pada tanggal 29-31 Agustus 1897 mereka berhasil menggelar konferensi zionisme pertama di kota Bassel Swiss, konferensi itu dihadiri
oleh sekitar 204 delegasi dari 15 negara.
Dari konferensi ini maka lahirlah organisasi Zionis Dunia,
Herzl pun kemudian akhirnya di nobatkan sebagai Bapak
Zionis Dunia dan diangkat sebagai Presiden Organisasi.
Gerakan yang di motori oleh Herlz adalah merupakan suatu gerakan yang bersifat politik bukan bersifat agama.
Zionisme Moderen sangatlah di pengaruhi oleh doktrin-doktrin yang berasal
dari tokoh-tokoh agnostik yaitu tokoh-tokoh yang tidak percaya akan adanya Tuhan,
ia menetang identifikasi judaisme sebagai agama yang dianut oleh Yahudi.
Judaisme hanyalah lebih berfungsi sebagai perekat Yahudi sebagai sebuah ras
manusia super yang melebihi semua bangsa.
Perhatian Herzl lebih di tujukan pada usaha mencari solusi bagi antagonisme Yahudi di dunia.
Esensi Zionisme
Muatan pemikiran zionisme juga banyak di pengaruhi oleh faktor-faktor yang berkembang di dunia
Barat ketika itu. Adapun secara garis besar intinya sebagai berikut:
Pertama, Zionis Politik ( Diplomatik ).
Kelompok inilah yang menyatu dalam budaya Barat, kelompok ini terdiri
dari Leobensikr, moshe Lylynblim, Max Naw daur.
Namun tokoh utama dari semua itu adalah Herzl yang merupakan pendiri
dari zionisme politik itu sendiri.
Adapun orientasi lain dari dari zionisme politik ini adalah aliran
Revisionis yang di pelopori oleh vladimirJabotinsky.
Menurut Dr. Abdul Wahhab Al masiri,
salah seorang pakar tentang zionisme,
mazhab itu hanya merupakan suatu kelanjutan dari aliran Herzl
yang berusaha memindahkan Yahudi Eropa ke Palestina,
dalam waktu segera dan dengan menggunakan segala cara,
terutama kekerasan dan terorisme.
Kedua, Zionisme sosial atau buruh.
Zionisme yang menduduki kawasan palestina sekarang ini adalah mereka yang berimigrasi
kesana dengan cara merampas tanah, mengusir pemilik dan melarang para penduduk
asli menggunakan tanahnya.
Kondisi ini membuat zionis harus menggunakan kekerasan, terorisme dan tindakan represif
terhadap pemilik tanah yang sah.
Sebutan sosialis bagi mereka hanyalah sebuah ungkapan bahwa mereka bekerjasama,
bahu- membahu,dan mengorganisasi kekuatan secara kolektif dalam untuk
mempertahankan tanah jajahan mereka dari
upaya kembalinya penduduk asli.
Ketiga, Zionisme Budaya dan Agama.
Kelompok ini adalah merupakan suatu kelompok yang memiliki suatu keyakinan bahwa
Yahudi adalah merupakan suatu bangsa yang tidak dapat di pisahkan dari Tanah
Palestina dan mereka memiliki hak mutlak disana, yang bersumber darijanji Tuhan dan statusnya
Sebagai bangsa pilihan.
Landasan idiologi
Secara prinsipil gerakan zionisme berpijak pada empat hal utama yaitu: Taurat, Talmud,
Kabala, dan Protokolat. Hal ini bukanlah berati bahwa zionisme tidak keluar dari sumber lain,
masih ada sumber-sumber lain yang bersifat rahasia, tapi sumber yang paling dominan
adalah yang diatas.
1. Taurat
Dalam pengertian Yahudi. Taurat mengandung lima kitab yang dibawa oleh Nabi Musa As yaitu:
Kitab kejadian, kitab keluar, kitab imamat orang lewi, dan kitab hitungan, ulangan, dengan
di perkuat oleh pakar-pakar barat dan ahli perbandingan agama, taurat yang sekarang tidak lain
hanyalah berisikan ayat-ayat dusta dan tulisan-tulisan yang di palsukan yang di jadikan sebagai
garis haluan yahudi baik idiologi, politik, ekonomi dan sosial hingga akhir zaman.
taurat itu di tulis ulang secara menyeleweng oleh para hakamat atau Rabbi Yahudi.
Dari sinilah muncul bibit-bibit supremasi Yahudi sebagai kaum pilihan,
semua bangsa yang bukan Yahudi disebut sebagai ghoyim dan disederajatkan dengan keledai.
Taurat fersi ini membawa pokok-pokok ajaran sebagai berikut :
Pertama, Yahudi adalah bangsa kelas yang tertinggi.
Kedua, manganggap tuhan mereka Yahwe sebagai tuhan yang bengis,
merusak dan selalu menumpahkan darah.
Ketiga, tidak percaya pada hari pembalasan, syurga dan neraka. Ke empat,
menghalalkan khianat, dusta, dan perbuatan keji sebagai cara untuk mencapai tujuan.
2. Talmud
Talmud berasal dari kata lamud yang berarti ajaran.
Talmud mengandung ajaran aqidah Yahudi.
Talmud merupakan ajaran yang disusun oleh hakamat Yahudi
sejak lebih dari 5000 tahun silam.
isinya berupa nasehat, ajaran dan penjelasan -penjelasan taurat.
Talmud moderen terbagi menjadi dua fersi yakni babilonia dan yerusalem.
keduanya sangatlah berbeda jauh baik itu dari segi kuantitatif maupun kualitatif,
hal itu disebabkan karena keduanya di susun dalam kondisi yang berbeda
yaitu pada situai chaos dan kondisi stabil.
kesamaan keduanya hanya terletak pada statusnya sebagai rujukan utama
zionisme internasional karena di yakini berasal dari wahyu tuhan.
tidak akan di anggap sempurna iman Yahudi sebelum mereka mempercayai
seluruh talmud.
bagi meraka menghina ucapan-ucapan hakamat bisa di hukum mati.
Ada pun pokok dari ajaran talmud adalah siang terbagi menjadi 12 jam,
tuhan telah mengakui kesalahannya ketika menghancurkan haikal Sulaiman,
sesungguhnya bangsa Yahudi adalah anak-anak tuhan,
sesungguhnya surga di ciptakan untuk mereka, sedangkan neraka, celaka ,
dan kehinaan adalah merupakan milik ghoyim bangsa bukan manusia,
sesungguhnya tuhan telah memberikan mereka kepemimpinan mutlak di muka bumi,
menghalalkan genosida.
3. Kabala
Kabala berasal dari bahasa ibrani yang berarti qibil yang artinya menerima.
ini adalah merupakan filsafat agama yang bersifat rahasia dan di pegang teguh
oleh Hakamat Yahudi.
Ia merupakan bentuk penafsiran terhadap kitab suci dengan menggunakan
pendekatan sufistik dan rahasia, kabala menerima doktrin okultisme (ilmu sihir)
secara rahasia.
Menurut Dr. Al- Masiri, salah seorang ahli tentang akidah Yahudi yang
berkebangsaan Mesir, gerakan Zionisme merupakan suatu paham yang lahir dari rahim
filsafat Kabala begitu juga hal nya dengan Nazisme Adolf Hitler,
Sigmund Freud. mereka sendiri tumbuh dalam lingkungan ajaran ini.
Kabala sangat berpengaruh besar bagi bangsa Yahudi.
Mayoritas mereka di dunia tidak mengimani tuhan tapi iman kepada bangsa Nabi Musa.
Kesucian tuhan di transformasi ke bangsa yahudi.
Kabala menjadi esensi dari pada gerakan zionisme.
Ketika Yahudi memandang Palestina sebagai negrinya,
maka harus menjadi negrinya.
4. Protokolat
Dokumen ini memuat 24 poin teori untuk menguasai dunia. ini merupakan dokumen rahasia.
yang berisikan keputusan-keputusan yang di buat oleh hakamat yahudi, dan kaum intelek Zionis.
adapun isi dari protokolat tersebut adalah memecah belah semua umat manusia,
dan penaklukan agama.
karena orang yahudi jumlahnya lebih kecil, tidak lebih dari dari 13 juta Yahudi di dunia maka
strategi yang di gunakan adalah cara-cara teror dan konspirasi, mengadu domba, menghasut
dan memfitnah yang di benarkan oleh ke empat sumber di atas.
Hal tersebut menjadi mudah bagi zionisme karena mereka menguasai emas, persenjataan,
sistem moneter, dan politik internasional, hampir dari seluruh peperangan yang terjadi
di dunia ini, di tengarai di dalangi oleh kekuatan ini.
Mengendalikan dunia dengan uang, kekuasaan, dan teror, itulah ambisi dari kaum yahudi,
pelestina harus menjadi tanah air mereka.
Sumber :http://zalovic.multiply.com/journal/item/1
16.50
ISLAM, Awalnya Asing dan Akan Kembali dalam Keadaan Asing
Written By IFANUDIN on Selasa, 10 Mei 2011 | 16.50
Oleh: Satria Buana
Sesungguhnya umat islam telah terdampar di persimpangan jalan, mereka hidup dalam kesengsaraan yang tidak pernah disaksikan oleh sejarah islam, telah berlalu banyak krisis dan bencana yang silih berganti. Hal ini dikarenakan umat islam sekarang berada pada kondisi yang lemah dan jauh dari syariat Allah Ta’ala yang kokoh. Akibatnya kita dapatkan kaum muslimin sekarang kehilangan sebagian negeri atau harta mereka. Mereka hidup dalam keadaan bimbang, keguncangan, ketakutan dan rasa was-was.
Islam datang pada masa jahiliyah dalam keadaan asing, dan telah datang masanya di mana islam saat ini dirasakan asing oleh pemeluknya. Sungguh benar sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang artinya, “Sesungguhnya Islam dimulai dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awalnya, maka thuuba (beruntunglah) orang-orang yang asing” (HR Muslim).
Makna Asing
Definisi asing dalam hadits di atas bukanlah mutlak diberikan bagi seorang yang tampil beda di tengah masyarakatnya. Akan tetapi, asing di sini bermakna seorang muslim yang melaksanakan syariat Islam dengan benar ketika masyarakat melupakannya. Ketika ia melaksanakannya, masyarakat di sekitarnya mengingkarinya bahkan menentangnya. Makna asing di sini dijelaskan dalam hadits lain bahwasanya mereka adalah, “orang-orang yang berbuat kebajikan ketika manusia rusak”, dan dalam riwayat lain mereka adalah, “orang-orang shalih di antara banyaknya orang-orang yang buruk, orang yang menyelisihi mereka lebih banyak dari yang mentaati mereka”.
Makna Thuuba
Thuuba dalam hadits di atas ditafsirkan secara berbeda, sebagian ulama menafsirkannya dengan nama pohon di surga, sebagian mengatakan ia adalah kebaikan yang banyak, sebagian mengatakan ia adalah surga. Akan tetapi, semua makna tersebut adalah benar. Seorang muslim yang teguh di atas agamanya, berpegang pada tuntunan Nabinya yang suci di saat manusia sudah melupakan tuntunan tersebut, walaupun dia dicela, dihina, diasingkan karena melaksanakan agama Allah maka Dia akan menyiapkan baginya kebaikan yang sangat banyak.
Ahlussunnah adalah Kelompok Terasing
Ahlus Sunnah adalah orang-orang yang menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah dalam seluruh perkara, baik dalam ibadah, perilaku, dan dalam segala bidang kehidupannya. Oleh karena itu, biasanya mereka menjadi orang-orang yang dipandang asing di tengah masyarakatnya dikarenakan mereka menghidupkan sunnah yang sebelumnya belum dikenal atau mereka menyelisihi adat istiadat setempat yang berseberangan dengan syari’at. Maka Ahlus Sunnah adalah kelompok terasing.
Para ulama biasa mensifati Ahlus Sunnah dengan keterasingan dan jumlah yang sedikit. Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata kepada sahabat-sahabat beliau, “Wahai Ahlus Sunnah, lemah lembutlah kalian semoga Allah Ta’ala merahmati kalian, karena kalian termasuk orang-orang yang paling sedikit”. Yunus bin Ubaid rahimahullah berkata, ”Tidak ada satupun yang lebih asing dari As-Sunnah dan orang yang mengenalnya”. Sufyan At-Tsauriy rahimahullah berkata, ”Berbuat baiklah kepada Ahlus Sunnah karena mereka adalah orang-orang asing”.
Sunnah yang dimaksudkan di atas bukanlah sebagaimana pengertian menurut ulama fiqh, yaitu sesuatu yang apabila dikerjakan mendapatkan pahala dan apabila ditinggalkan tidak mendapat dosa. Namun yang dimaksud para ulama di atas dengan sunnah adalah jalan hidup Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam beragama. Itulah jalan yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya berada di atasnya yaitu jalan yang terbebas dari segala bentuk syubhat (virus pemikiran) dan syahwat (virus menginginkan hal-hal yang Allah larang). Jadi tepatlah pengertian Ahlus Sunnah yang dikatakan Al-Fudhail bin Iyaadh yaitu mereka adalah orang yang mengerti tentang barang-barang halal apa saja yang masuk ke perutnya. Karena memakan barang-barang yang halal merupakan perkara sunnah paling penting yang dipegangi oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya.
Keterasingan Islam Saat Ini
Saudaraku, saat ini telah terlihat bagaimana kebenaran sabda Nabi shalllahu ’alaihi wa sallam di atas. Kaum muslimin saat ini yang sudah jauh dari agamanya membolehkan berbagai perkara yang sudah jelas-jelas dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya dan melarang perkara yang Allah dan Rasul-Nya perbolehkan. Lihatlah contohnya perkara zina yang jelas-jelas dilakukan di depan umum dan disebarluaskan. Masyarakat malah membiarkan perbuatan ini, bahkan menyanjungnya pelakunya karena dia telah mengakui kesalahannya. Sedangkan orang yang melakukan perbuatan yang jelas-jelas halalnya dalam syari’at ini yaitu poligami malah dihujat, dicela bahkan dituduh sebagai orang yang memperturutkan hawa nafsunya, wal’iyudzu billah. Inilah keterasingan Islam saat ini.
Wahai Dzat yang membolak-bolakkan hati, tetapkan hati kami diatas agama-Mu, wahai dzat yang memalingkan hati, palingkan hati kami pada ketaatan kepada-Mu. [Satria Buana]
17.18
Pertanyaan:
Akhwat Demo, Bagaimana Adabnya?
Written By IFANUDIN on Rabu, 04 Mei 2011 | 17.18
Pertanyaan:
Assalamualaikum Wr. Wb. Ustadz, akhir-akhir ini demo marak dilakukan oleh teman-teman, banyak akhwat pun berdemo, batasan apa saja yang harus diperhatikan manakala akhwat berdemo?
Jawaban:
Assalamu‘alaikum Wr. Wb. Lepas dari hukum demonya, namun keluarnya para wanita dari rumah dan tampil di publik diatur oleh Islam batasan-batasannya. Semua itu tidak lain demi menjaga kehormatan dan martabat para wanita Islam yang mulia dan terhormat. Antara lain yang perlu diperhatikan adalah:
1. Menutup aurat secara sempurna hukumnya adalah wajib. Sedangkan aurat muslimah yang wajib ditutup adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan kedua telapak tangan. Dalam kondisi sekarang dimana tidak ada lagi larangan menutup aurat/memakai jilbab di kantor-kantor atau kampus maka tidak ada darurat untuk membuka aurat.
2. Menjaga batas-batas atau adab Islam, yaitu tidak ikhtilath (berbaur antara lelaki dan perempuan), tidak membuka aurat, tidak kholwat (berdua dengan lelaki) dan terhindar dari fitnah.
3. Dalam kondisi normal, yang seharusnya tampil didepan umum yang terdiri dari kaum lelaki dan kaum wanita adalah orang laki-laki. Dalam kondisi tertentu, yakni adanya kebutuhan obyektif baik dalam skala umum atau dalam ruang lingkup khusus dan tidak ada yang dapat melakukannya selain wanita yang bersangkutan, ia boleh tampil didepan umum untuk menyampaikan da‘wah atau memberikan pelajaran dengan memperhatian ketentuan-ketentuan Islam, yaitu:
a. Mengenakan Pakaian yang Menutup Aurat "Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang-oarang beriman, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka” (QS Al Ahzaab 27).
b. Tidak Tabarruj atau Memamerkan Perhiasan dan Kecantikan ”Janganlah memamerkan perhiasan seperti orang jahiliyah yang pertama” (QS Al Ahzaab 33)
c. Tidak Melunakkan, Memerdukan atau Mendesahkan Suara "Janganlah kamu tunduk dalam berbicara (melunakkan dan memerdukan suara atau sikap yang sejenis) sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik” (QS Al Ahzaab 32)
d. Menjaga Pandangan "Katakanlah pada orang-orang laki-laki beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang mereka perbuat. Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya ........"(QS An Nuur 30-31)
e. Aman dari Fitnah. Wallahu A‘lam Bish-Showab, Wassalamu ‘Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.
Label:
Sosial


